Employee Story: GE Award

GE Reports | Mar 3, 2020 at 1:03 PM

“There’s a way to do it better – find it”. Thomas Edison

Formula jitu untuk tetap menciptakan inovasi terkadang sangat sederhana, seperti apa yang diungkapkan Edison di atas; selalu mencari cara baru yang lebih baik. Bagi GE, kutipan di atas bukan hanya menjadi kutipan inspirasi tetapi menjadi praktik sehari-hari.  Namun, sebenarnya apa yang dikejar dengan inovasi-inovasi tersebut?

GE telah berdiri lebih dari satu abad dan kini berada di 130 negara di dunia, menjadi pioneer dan berkontribusi dalam berbagai momentum besar dengan teknologinya yang termuktahir. Di Indonesia, GE telah hadir sejak 1940 dan dengan ritme yang sama, berkomitmen untuk berkontibusi aktif dalam perjalanan bertumbuh bersama Indonesia.

“GE in Indonesia is a breaker,” ujar Handry Satriago, CEO GE Indonesia. “Banyak teknologi di Indonesia yang pertama kali hadir berasal dari GE, dan lebih lagi, teknologi tersebut hadir di banyak sektor industri. Ada Charlie yang menjadi lokomotif pertama di Indonesia, hydro turbine 1901, lighting, dan masih banyak lagi”. Ujarnya menambahkan.

Menurut Handry, GE Indonesia dijalankan dengan tiga prinsip utama; technology leadership, the example of doing the business with integrity, dan developing news talents. Dan hal yang menjadi sorotan paling penting menurutnya bukan hanya inovasi, tetapi tentang mengoptimalkan employee untuk bisa mengaktualisasikan diri, sehingga menjadi talent atau leader baru.

“We have concept, the job of the leader is to create another leader and that’s how we work and develop GE. Especially the interaction between the leaders and the followers we make it no boundaries. Which is we don’t have strong hierarchies and how the GE values is always in GE people. Customer excellence, Inclusiveness, always working extra miles”. Ujar Handry.

GE Award 2019

Sejalan dengan prinsip tersebut di atas, ada pula GE Award yang merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi employee GE Indonesia dalam pekerjaan yang mereka lakukan yang juga menjadi inspirasi bagi kolega lainnya. Berikut peraih GE Award 2019:

Andreas Juniawan, Fleet Service Engineering, GE Aviation

Andreas menunjukkan upaya berkelanjutan ketika bekerja untuk salah satu akun paling menantang di regional dan melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam mengelola berbagai masalah selama EIS Campaign.

“Sepanjang perjalanan karier di bidang aviation sejak 25 tahun lalu, saya tentu mendapat banyak sekali pengalaman, terutama untuk selalu bisa memberikan solusi untuk berbagai kendala di lapangan yang bagi saya merupakan sebuah seni. Banyak pengalaman yang menantang yang membuat saya belajar lebih banyak lagi, dan juga menghargai kerjasama dalam tim, terutama ketika mengalami krisis untuk delivery kepada customers”.

Andhika Rusdiyanto, Quality Control, UTR Power Transformers, GE Grid Solutions

Andhika menjadi leader dalam mendorong timnya untuk fokus pada kualitas dalam memenuhi tuntutan customer, mengubah Unindo menjadi salah satu unit terbaik dengan low cost of poor quality (0.09%) dan first pass yield (96%). Hasilnya, kini Unindo menjadi unit benchmarking dengan respon yang cepat dalam masalah kualitas yang meningkatkan marjin Unindo dan tentunya kepercayaan dari customer.

“Pada saat saya bergabung di Unindo, saya menemukan kinerja tim dan antartim kurang efisien dan optimal, pekerjaannya bagus, tetapi ada kekurangan dalam komunikasi tim. Ketika saya diberikan kepercayaan untuk menjadi pemimpin tim di bagian quality control, saya berupaya sebisa mungkin untuk menjalin komunikasi yang menjadikan tim focus pada target bersama, yaitu delivery kepada customer, jadi apapun yang tim lakukan bisa tepat sasaran”.

Harto Sugito, Project Director, GE Grid Solutions

He is a leader who walks the talks. Menjadi contoh bagi koleganya dalam mencari solusi dalam masalah-masalah operasional, dimana ia tak segan untuk terlibat langsung dan memastikan bahwa semua berjalan dengan baik. Juga, ia memberikan peningkatan yang signifikan pada proses konstruksi dan komitmen delivery kepada customer.

“Posisi GE sebagai market leader menurut saya menjadi sebuah tantangan tersendiri,. Dimana kita harus bisa tetap bertahan di posisi tersebut, dan dari kacamata saya, cara yang paling tepat adalah dengan delivery to our customers. Memang berat, but if we say something, we have to walk it– kita harus jalankan. Kalau memang tidak sanggup, katakan tidak sanggup. Untuk saya, hal yang paling bisa dipegang dari seorang manusia adalah komitmennya.

Posisi saya sebagai seorang leader bagi saya hanyalah satu hal, tetapi mengayomi tim adalah hal yang lebih krusial. Selalu saya tekankan pada tim, harus ada perasaan saling memiliki. Harus ada perasaan bahwa apa yang kita lakukan itu penting. Juga, bagi saya posisi kita saat ini sebagai perusahaan yang memberikan elektrifikasi kepada masyarakat memiliki tanggup jawab yang lebih besar dan sangat berarti. Karena belum semua orang di Indonesia bisa menikmati listrik, bayangkan jika kita bisa memberikan sumbangsih atau menjadi pelakon penting dalam elektifikasi tersebut, maka bagi saya pribadi, hal ini memberikan kebanggan tersendiri. Semangat ini yang ingin saya tularkan”.

Laura Yuliardhilla, Manufacturing Engineer, GE Power

Laura memberikan sumbangsih dengan mengembangkan new coating for combustion parts di PT GENTS yang hasilnya meningkatkan tensile quality hingga 60%, penghematan material hingga 38%, dan pengurangan waktu produksi hingga 27% yang secara signifikan meningkatkan appearance result.

“Saya berkomitmen untuk memberikan kontribusi maksimal agar delivery kepada customer bisa 100%. Hal inilah yang memacu saya untuk mencari cara agar pekerjaan saya bisa lebih cepat dan tepat, yaitu pada bagian Coating for Combustion. Saya mencoba berbagai cara hingga akhirnya menemukan teknik yang ternyata bisa membantu proses produksi secara signifikan. Dalam semua proses dalam pekerjaan saya, team work adalah salah satu kunci utama, tapi, hal lain yang menurut saya sangat penting adalah bagaimana memupuk keinginan untuk lebih baik. GE is a right place to actualize myself and keep learn, I never settle”.

Putty Chandra, Country Director, GE Healthcare

Beliau berhasil memimpin tim dalam membangun kemitraan dengan rumah sakit swasta dan milik negara, menjalin hubungan baik dengan Departemen Kesehatan, dan menggerakkan pendaftaran e-katalog, dan pada saat yang sama, ia juga mendorong kolaborasi dan team work dalam bisnis GE Healthcare yang kini berkembang hingga dua kali lipat.

“Ada beberapa hal yang bagi saya sangat penting. Pertama, memperlakukan customer sebagai partner. Dalam proses ini kami membangun kerjasama yang tidak terbentuk secara instan. Kami perlu menunjukkan bahwa GE Healthcare punya kredibilitas dari semua indikator yang diinginkan customer, yaitu dengan pengalaman yang mumpuni, skill teruji, dan juga team work yang mantap. Dengan ini, seiring berjalannya waktu akan ada kepercayaan yang terbentuk antara kita dengan customer.

Kedua, menjadi leader dalam GEHC sendiri. Ini menurut saya lebih menantang dibanding dengan mempertahankan hubungan dengan customer karena bagi saya it is not about number even though number speak thousands of words but the most important is the people. Sebagai leader, hal yang paling penting adalah untuk menjadi role model dan leader by example karena bagaimana kita bisa memberitahukan sesuatu kepada tim kalau kita tidak punya pengalaman, tidak memberikan contoh. Dalam hal ini yang paling penting adalah konsistensi dalam eksekusi, dan tentunya disiplin.

Pada akhirnya, tujuannya adalah bagaimana sebagai pemimpin bisa membentuk pemimpin lainnya karena asset yang paling berharga di suatu perusahaan adalah manusianya. People yang men-deliver message, menjual barang, people-nya yang berkonsultasi atau bernegoisiasi dengan customer. So, it’s all about the people”.

“Jawaban untuk mengapa GE tetap berkomitmen adalah karena kita ingin berkontribusi untuk hal yang penting, we do thing that matters; and we do it with finding how to make it better,” ujarnya. “Because GE is a partner for a better Indonesia”. lanjut Handry menutup.